Pembunuhan Janda Kaya, 64 BPKB Dan 7 Sertifikat Diamankan Polisi

NGAWI– Pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan kasus kematian Sulasi (53) wanita yang ditemukan tewas di sungai Desa Gading Kecamatan Balerejo Kabupaten Madiun. Setelah otopsi, jenazah janda kaya dipulangkan dan dimakamkan di kampung halamannya Kabupaten Ngawi. Keluarga menduga latar belakang  pembunuhan karena perselisihan bisnis.

Petugas dari Polres Madiun dibantu Polres Ngawi kembali melakukan pemeriksaan di rumah Sulasi warga Perumahan Griya Lawu Indah, Desa Jururejo Kota Ngawi. Aktivitas petugas gabungan untuk menyelidiki kasus pembunuhan Sulasi. Dalam pemeriksaan petugas mengamankan  64 BPKB dan 7 sertifikat tanah milik nasabah serta barang bukti lainnya.

Identitas Sulasi diketahui keluarga dari pemindaian sidik jari. Selain itu dipastikan oleh anaknya, Sutomi Hagen yang datang ke rumah sakit dengan mengenali ciri khusus berupa daging tumbuh di kaki kanannya. Pembunuhan Sulasi diduga akibat perselisihan bisnis dengan nasabahnya.

Sebelum tewas, Sulasi tidak bisa dihubungi oleh keluarga sejak hari Rabu. Janda kaya itu juga berencana mengajak keluarga makan malam saat perayaan tahun baru. Keluarga korban berharap pihak kepolisian segera mengungkap kasus pembunuhan. Jika pelaku tertangkap dan diadili keluarga berharap pengadilan menjatuhkan hukuman maksimal.

Post Your Comment Here

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *